Tingkatkan Minat Baca, KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Optimalkan TBM Desa Lakatong
Takalarnews.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin sukses menggelar program kerja optimalisasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Desa Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar pada (Minggu/16/08/2026). Langkah nyata ini diambil guna mendongkrak minat baca dan meningkatkan literasi di kalangan anak-anak pedesaan.
Program yang mengusung tema optimalisasi sarana belajar desa ini dilaksanakan secara intensif, fokus utamanya adalah menghidupkan kembali fungsi. TBM Desa Lakatong yang sebelumnya pasif, agar bertransformasi menjadi pusat aktivitas edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak setempat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, terutama dalam memperluas akses anak terhadap bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan kemampuan membaca.
Dalam pelaksanaannnya, mahasiswa KKN melakukan penataan ulang ruang baca dengan mengecat ulang dinding TBM, menyusun rak-rak buku, serta menghias dinding dengan gambar-gambar yang menarik untuk anak-anak. Selain kegiatan tersebut, mahasiswa juga melakukan inventarisasi dan pengelompokkan seluruh koleksi buku yang tersedia. Kemudian buku-buku tersebut ditata ulang berdasarkan kategori tingkat bacaan agar memudahkan anak-anak dalam mencari buku bacaan yang tepat dan sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.
Koordinator Desa KKN Gelombang 116 Desa Laktong, Ramadan Jaelani menjelaskan bahwa minimnya akses terhadap buku bacaan yang menarik menjadi alasan utama rendahnya literasi diwilayah tersebut.
_“ Kami melihat TBM di Desa Lakatong ini punya potensi yang besar. Oleh karena itu, kami bergerak bersama-sama untuk membenahi fasilitas TBM dan mengemas kegiatan membaca menjadi lebih interaktif lewat konsep ‘Pojok Baca Kreatif’ ”. Ujarnya._
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN-T Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap optimalisasi TBM di Desa Lakatong tidak hanya menjadi ruang belajar yang aktif, tetapi juga mampu membangun budaya membaca yang kuat dan berkelajutan bagi anak-anak setempat.
(*)
