Apresiasi Literasi Tingkat Desa di Balumbungan, Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Latih Kreativitas Anak melalui Lomba Menulis Cerpen Bertema “Pasar Malam”
Jeneponto, Takalarnews.com – Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Apresiasi Literasi Tingkat Desa pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Desa Balumbungan, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan menulis, serta membangun kepercayaan diri anak-anak dalam menuangkan ide melalui karya sastra.
Kegiatan yang menjadi tanggung jawab Muhammad Arya Ramadhan Zulkarnain tersebut dikemas dalam bentuk lomba menulis cerpen dengan tema “Pasar Malam”. Tema tersebut dipilih untuk memberikan ruang kepada peserta dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi berdasarkan pengalaman maupun gambaran mengenai suasana pasar malam.
Dalam perlombaan, peserta diberikan kebebasan mengembangkan cerita melalui tokoh, alur, latar, konflik, dan pesan sesuai kreativitas masing-masing. Meskipun mengangkat tema yang sama, setiap peserta menghasilkan cerita dengan sudut pandang dan gagasan yang berbeda.
Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Arya Ramadhan Zulkarnain, mengatakan bahwa lomba tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus meningkatkan keberanian dalam menyampaikan gagasan.
“Kami menentukan tema ‘Pasar Malam’ agar anak-anak memiliki gambaran yang dekat dengan kehidupan mereka, tetapi tetap memiliki kebebasan untuk mengembangkan cerita sesuai imajinasi masing-masing. Harapannya, kegiatan ini dapat membuat anak-anak semakin tertarik untuk menulis dan berani menuangkan ide mereka dalam bentuk karya,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak bersemangat menyusun cerita terbaik berdasarkan tema yang telah ditentukan. Dukungan orang tua, guru, dan masyarakat Desa Balumbungan turut memberikan motivasi kepada peserta selama perlombaan.
Kegiatan Apresiasi Literasi Tingkat Desa diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir, serta keberanian anak dalam menyampaikan gagasan melalui tulisan.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T Literasi Unhas berharap budaya membaca dan menulis dapat terus berkembang di Desa Balumbungan serta menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan berkelanjutan bagi anak-anak.
(*)
