Sosialisasi PPGD dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional ke-62 di Kabupaten Takalar

Sosialisasi PPGD dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional ke-62 di Kabupaten Takalar

Takalarnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62, Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar melalui PSC 119 Kab. Takalar menggelar Sosialisasi Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh 100 siswa-siswi SMA/SMK se-Kabupaten Takalar. Kegiatan dipusatkan di Baruga Panrannuangku Jl.Fitrah no 3 Kelurahan Kalabbirang kecamatan Pattallassang Kab.Takalar,Kamis (29-10-2026)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Takalar-Jeneponto, Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Takalar, Perwakilan Kepala Sekolah SMA/SMK, serta Instruktur dan Fasilitator dari PSC 119 Kab. Takalar.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, H. Sapri, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membekali siswa agar mampu melakukan pertolongan pertama ketika ada temannya yang sakit di sekolah.

Ia menekankan bahwa prevalensi penyakit setiap tahun dapat meningkat seiring pola hidup, sehingga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah perlu dukungan agar siswa dapat hidup lebih sehat dan lebih baik.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Bpk. Hamzah, S.Pd.,M.Pd., dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah khususnya melalui Dinas Kesehatan.

Pada momentum Hari Kesehatan ini, siswa SMA/SMK dapat dibekali ilmu pertolongan pertama, mengingat sering terjadi kasus gawat darurat di lingkungan sekolah seperti pingsan saat upacara. Ia berharap setiap sekolah dapat dibekali ilmu PPGD terutama bagi siswa PMR, dan ke depan setelah pembekalan ini dapat diagendakan event lomba PMR tingkat Kabupaten.

Materi yang diberikan oleh Instruktur PSC 119 Kab. Takalar meliputi penanganan kejadian gawat darurat sehari-hari, terutama kasus cedera akibat kecelakaan, pingsan, dan penyakit lainnya.

Setelah mendapatkan materi, siswa-siswi melakukan praktik langsung Bantuan Hidup Dasar Resusitasi Jantung Paru (CPR), Evakuasi, Transportasi dan pembalutan teknik membidai yang didampingi oleh fasilitator PSC 119 Kab. Takalar.

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh antusias. Diharapkan melalui sosialisasi ini, siswa menjadi pelopor kesehatan di sekolah dan mampu menjadi penolong pertama sebelum bantuan medis tiba.

(HmsPSC/Tojeng)