Diduga Gunakan Identitas Warga untuk Pinjaman Mekar, Istri Kepala Dusun Tonrokombang Terancam Dilaporkan

Diduga Gunakan Identitas Warga untuk Pinjaman Mekar, Istri Kepala Dusun Tonrokombang Terancam Dilaporkan

Gowa, Takalarnews.com – Kanaria, istri Kepala Dusun Tonrokombang, Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi, kabupaten Gowa diduga menggunakan identitas sejumlah warga untuk pengajuan pinjaman pada lembaga pembiayaan Mekar tanpa sepengetahuan pemilik data.

Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa warga mengetahui nama mereka tercatat sebagai peminjam saat mengecek namanya di bank ingin lanjut dan namanya tercatat di pinjaman mekar meski tidak pernah mengajukan pinjaman.

Sejumlah warga mengaku merasa dirugikan atas dugaan penyalahgunaan data pribadi tersebut.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Kanaria sebelumnya mendatangi rumah warga untuk meminta KTP dengan alasan akan membantu pengurusan BPJS gratis serta menjanjikan bantuan sembako maupun beasiswa bagi anak yang sedang kuliah.

“Kanaria datang ke rumah mengambil KTP dengan dalih untuk mengurus BPJS gratis. Kami juga dijanjikan bantuan sembako Namun belakangan kami mengetahui nama kami justru digunakan dalam pinjaman Mekar tanpa sepengetahuan kami,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sekretaris Desa Bilanrengi yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (3/6/2026), membenarkan adanya laporan dari sejumlah warga terkait penggunaan nama mereka dalam pinjaman Mekar.

Menurutnya, beberapa warga telah mendatangi kantor desa untuk menyampaikan keberatan atas persoalan tersebut sehingga pemerintah desa memfasilitasi proses mediasi.

“Hasil mediasi yang dilakukan di kantor desa, yang bersangkutan bersedia menyelesaikan kewajibannya terkait pinjaman di Mekar. Kami berharap persoalan ini dapat segera dituntaskan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Sekretaris Desa Bilanrengi.

Meski demikian, sebagian warga yang mengaku menjadi korban menyatakan masih menunggu realisasi penyelesaian yang dijanjikan. Mereka menegaskan akan menempuh jalur hukum apabila dalam waktu dekat persoalan tersebut tidak diselesaikan.

Warga berharap ada kejelasan dan pertanggungjawaban atas dugaan penggunaan identitas mereka tanpa izin agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

,(*)

Be the first to comment

Leave a Reply