Semarak HUT ke-7 Seputar Takalar, Ratusan Warga Ikuti Jalan Santai Bersama Wakil Bupati
Takalarnews.com – Media Seputar Takalar memperingati Hari Jadi ke-7 dengan menggelar kegiatan jalan santai yang berlangsung meriah di Lapangan Bontokadieng, Dusun La’nyara, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai desa dan dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., didampingi Danramil Polongbangkeng Selatan serta Kepala Desa Moncongkomba.
Sejak pagi, Lapangan Bontokadieng dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak bersemangat menyusuri rute jalan santai. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai peringatan hari jadi media lokal tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan apresiasi atas kiprah Seputar Takalar yang selama tujuh tahun konsisten menyajikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan jalan santai tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, media, dan masyarakat, sekaligus mengajak warga membudayakan pola hidup sehat.
Kepala Desa Moncongkomba turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia menilai kehadiran Wakil Bupati bersama unsur TNI memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat serta mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah, aparat, media, dan warga dalam membangun kebersamaan.
Kemeriahan acara semakin terasa saat pengundian doorprize. Wakil Bupati Takalar secara langsung mengundi dan menyerahkan hadiah utama kepada peserta yang beruntung, disambut antusias ratusan warga yang memadati lapangan.
Seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-7 Seputar Takalar berlangsung aman, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi wujud kedekatan media dengan masyarakat serta dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan yang mempererat kebersamaan.
(Tojeng)
