Takalarnews.com – Kasus dugaan pemukulan terhadap petugas keamanan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Malewang terus menjadi sorotan. Pelaku berinisial Edy Alamsyah hingga kini belum ditahan, meski laporan telah berjalan selama satu bulan di Polres Takalar dan yang bersangkutan disebut telah mengakui perbuatannya.
Laporan atas kasus tersebut tercatat sejak 4 Maret 2026 oleh korban berinisial MS. Namun hingga saat ini belum ada tindakan penahanan terhadap pelaku, sehingga menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait keseriusan penanganan kasus ini.

Sementara pihak polres Takalar saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp terkait proses penanganan kasus dugaan penganiyaan bahwa pihaknya sudah mengundang saksi-saksinya bersama terlapornya,Selasa (31/3/2026)
” Sdh kami undang saksi2nya dan terlapornya ” ujarnya singkat
Menariknya, orang tua pelaku yang merupakan pemilik Rumah Makan D’Luna justru meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap anaknya. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum serta upaya agar proses hukum berjalan adil tanpa intervensi.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh orang tua pelaku melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya. Ia berharap pihak kepolisian dapat bertindak tegas dan profesional dan sesuai aturan dalam menangani perkara yang telah menjadi perhatian publik di Kabupaten Takalar
(Tojeng)

Leave a Reply