Abdullah Hasan: Wisuda Akbar DPK BKPRMI Marbo-Laikang Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Takalar

Abdullah Hasan: Wisuda Akbar DPK BKPRMI Marbo-Laikang Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Takalar

Takalarnews.com – Sebanyak 453 santri TK/TPA LPPTKA DPK BKPRMI Kecamatan Mangarabombang dan Laikang mengikuti Wisuda Santri dalam rangka Hari Lahir (Harlah) dan Musyahadah Wisuda Santri Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang Menuju Takalar Maju”.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata alam Permandian Topejawa, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Minggu (7/6/2026).

Acara diawali dengan pembukaan oleh protokoler, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan ikrar santri, serta laporan Ketua Panitia, Muh. Syarif, S.H.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah santri berprestasi, para pembina TK/TPA, serta kepala desa yang dinilai memiliki kepedulian dan dukungan besar terhadap penyelenggaraan pendidikan Al-Qur’an dan pelaksanaan wisuda santri.

Dan kepala Desa Punaga Syarifuddin S.Sos yang mendapat penghargaan yang peduli dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pembinaan Al-Quran.

Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bupati Takalar Bidang Sosial dan Budaya Dr. Muhammad Nurdin, S.Pd., M.Pd. yang mewakili Bupati Takalar, pengurus DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Urusan Agama Marbo.

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar Ustadz Abdullah Hasan, Camat Mangarabombang Mappaturung, S.Sos., Camat Laikang Marwan Taba, S.E., M.M., Kapolsek Marbo AKP Asri dan Koramil Marbo Lettu Inf Rajab

Para Ketua DPK BKPRMI Se kabupaten Takalar dan , para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Mangarabombang dan Laikang, serta para orang tua santri.

Dalam sambutannya, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar Ustadz Abdullah Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Mangarabombang yang dinilai berhasil melahirkan generasi Qur’ani melalui pendidikan TK/TPA.

Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur pemerintah daerah, camat, TNI dan Polri yang secara langsung menghadiri kegiatan wisuda santri.

Menurutnya, mengajarkan dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan amal mulia yang akan memberikan manfaat besar bagi anak maupun orang tuanya di dunia dan akhirat.

“Berbahagialah para orang tua yang hari ini menyaksikan putra-putrinya diwisuda. Anak-anak saleh dan salehah adalah investasi terbaik yang kelak akan terus mendoakan orang tuanya. Saya juga mengajak seluruh pembina TK/TPA agar tidak pernah lelah mengajarkan Al-Qur’an karena inilah aset berharga bagi masa depan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Takalar yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Dr. Muhammad Nurdin menyampaikan bahwa wisuda santri merupakan momentum penting dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Menurutnya, keberhasilan mendidik anak-anak menjadi generasi yang beriman dan berilmu merupakan kunci utama pembangunan masa depan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi para pembina, pemerintah, tokoh masyarakat dan terutama para orang tua.

(Tojeng)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*