Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Gelar Seminar Program Kerja, Perkuat Sinergi Membangun Budaya Literasi di Desa Lakatong
Takalarnews.com — Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat kembali terjalin melalui pelaksanaan *Seminar Program Kerja KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang berlangsung di Kantor Desa Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar,Kamis (16/7).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan program pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.
Seminar dihadiri oleh sekitar 30 peserta di luar mahasiswa KKN, yang terdiri atas perwakilan Kecamatan Mangarabombang, Babinsa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, empat kepala dusun, perwakilan guru dari sekolah dasar di Desa Lakatong, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan Kecamatan Mangarabombang Babinsa,Koordinator Desa KKN dan Ketua BPD Desa Lakatong.Dalam sambutannya, seluruh pihak menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama yang erat antara mahasiswa dan masyarakat selama masa pengabdian.
Ketua BPD Desa Lakatong menyampaikan harapannya agar mahasiswa senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan menjadi fondasi utama dalam membangun kolaborasi yang kuat sehingga setiap program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi desa.
Selain itu, pemerintah desa juga menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja yang telah dipaparkan oleh mahasiswa KKN. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan berbagai kegiatan literasi yang menjadi fokus utama KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Tidak hanya memberikan dukungan, pemerintah desa juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Hasanuddin dengan menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat, serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sosial masyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Lakatong.
Pada sesi diskusi, peserta seminar turut memberikan berbagai masukan yang konstruktif terhadap program kerja yang telah disusun. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan gotong royong desa serta partisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Masukan tersebut disambut baik oleh mahasiswa sebagai bentuk kolaborasi yang dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Koordinator Desa KKN Tematik Literasi, Ramadan Jaelani menjelaskan bahwa seluruh program kerja yang telah disusun berorientasi pada penguatan budaya literasi melalui pendekatan yang melibatkan sekolah, perpustakaan desa, pemerintah desa, dan masyarakat. Program kelompok yang diusung berfokus pada *Optimalisasi Perpustakaan Desa sebagai Pusat Literasi Masyarakat yang didukung oleh berbagai program individu, seperti Kunjungan Literasi,Membaca Nyaring Cerdas Mengulas Buku Proyek Berbasis Buku Menulis Cerita serta Apresiasi Literasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ramadan menjelaskan bahwa Kunjungan Literasi bertujuan mengenalkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Program Membaca Nyaring dan Cerdas Mengulas Buku dirancang untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, serta melatih keberanian siswa dalam menyampaikan kembali isi buku yang telah dibaca.
Selanjutnya, Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan dan Menulis Cerita Berbasis Isi Buku Bacaan mengajak siswa mengembangkan kreativitas melalui karya yang terinspirasi dari buku bacaan, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan menulis. Sebagai puncak rangkaian kegiatan, akan diselenggarakan Apresiasi Literasi Tingkat Desa (GERMAPRES), yaitu pemberian penghargaan kepada siswa yang menunjukkan prestasi dan kreativitas terbaik dalam kegiatan literasi sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus membudayakan membaca dan menulis di Desa Lakatong.
Ramadan juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program pengabdian tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan KKN.
Kami berharap seluruh masyarakat Desa Lakatong dapat menjadi bagian dari setiap kegiatan yang akan kami laksanakan. Dengan komunikasi yang baik, kolaborasi yang erat, dan semangat gotong royong, kami yakin program-program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan,”ujar Ramadan.
Seminar Program Kerja ini tidak hanya menjadi wadah untuk memaparkan rencana kegiatan, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mempertemukan gagasan, harapan, dan komitmen bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan seluruh program KKN Tematik Literasi dapat terlaksana secara optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan budaya literasi dan pembangunan masyarakat di Desa Lakatong.
Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin siap mengabdikan diri selama masa KKN dan bersama masyarakat menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi kemajuan Desa Lakatong.
(*)
